Warisan Sungai Meriak
Sebuah rumah panggung besar berdiri di tepi Sungai Meriak, anak sungai dari Sungai Musi di Kabupaten Gelumbang, Sumatera Selatan. Rumah itu peninggalan almarhum Haji Rahman bin Rohim, seorang pengusaha karet yang sukses tapi hidup sederhana. Dinding kayu berornamen khas Palembang, atap penuh panel surya, dan pekarangan luas 10 hektar yang mandiri pangan—semuanya dirancang untuk hidup "off-grid" sesuai visi Haji. Tapi yang paling menarik bukan rumahnya, melainkan wasiat yang ditinggalkannya. Haji Rahman meninggal mendadak tepat saat renovasi rumah selesai. Tanpa anak kandung, ia menunjuk tiga orang yang tak saling kenal sebagai ahli waris: - Reza Pratama, anak angkatnya dari Jakarta yang pernah bangkrut di bisnis properti. - Dimas Wijaya, ponakan jauh dari Palembang yang terbebani utang dan mimpi ritel. - Hendra Kusuma, pemuda asal Bali yang sering keliling ASEAN, tanpa ikatan darah sama sekali dengan Haji Rahman. Syarat wasiatnya sederhana tapi berat: mereka bertiga ha...