Satu Tahun, Satu Keluarga
Rabu siang hari ke-363, rombongan teknisi internet satelit datang ke rumah panggung. Udara panas terik, tapi semua (Reza, Tari, Dimas, Lina, Hendra, Nadia) antusias menyambut. Para teknisi memasang dish antena di atap, kabel-kabel ditarik rapi ke ruang perpustakaan. Tari berdiri di teras, tangannya menutup mulut, matanya berbinar senang bukan main. Tari: “Akhirnya... internet kencang ada di sini.” Teknisi tersenyum. “Sudah selesai, Bu.” Malamnya, semua berkumpul di perpustakaan. Cahaya layar laptop dan hape menerangi wajah mereka. Mereka puas sekali akses internet kencang. Reza & Tari menelpon 2 anaknya di Yogya. Gambar jelas, suara tanpa lag. Anak-anak tertawa melihat wajah orang tua mereka. Dimas dan Lina menelpon anaknya di pesantren. Dimas memperlihatkan ruang perpustakaan via kamera. “Lihat, Nak. Rumah baru Papa-Mama sekarang punya internet. Nanti kalau libur, kamu bisa video call kapan bae.” Anaknya di pesantren: “Wah, keren, Pa! Kapan aku boleh main ke sana?” Nadia asik inte...